Lemari es atau kulkas adalah peralatan elektronik rumah tangga yang kita gunakan setiap waktu. Namun, sama seperti peralatan lainnya di rumah, kulkas membutuhkan perawatan rutin. Selain membersihkan ventilasi kulkas yang sebaiknya dikerjakan oleh teknisi, Anda dapat merawat kulkas secara berkala dengan cukup mudah. Nah, mengapa perawatan kulkas penting dilakukan? Dilansir Real Simple, semakin baik kulkas bekerja, semakin banyak uang yang akan Anda hemat untuk tagihan listrik.

Penghematan kecil tersebut akan bertambah seiring waktu dan membantu mengurangi jejak karbon juga. Berikut beberapa cara merawat kulkas yang perlu dilakukan secara rutin.

  1. Periksa segel pintu kulkas

Segel yang longgar di pintu kulkas memungkinkan udara dingin merembes keluar, membuang energi dan menyebabkan kulkas bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Pertama, pastikan segel bebas dari sisa makanan.

Anda harus membersihkan segel pintu kulkas sekitar dua kali setahun menggunakan sikat gigi dan larutan soda kue dan air. Kemudian coba tes dengan menggunakan uang kertas. Jepit uang kertas di pintu kulkas sehingga setengahnya masuk dan setengahnya keluar. Jika mudah lepas, Anda mungkin perlu memeriksakan segel pintu dengan bantuan teknisi.

  1. Jaga kumparan kondensor kulkas tetap bersih

Ketika kumparan kondensor tertutup debu, kulkas tidak dapat bekerja secara efisien. Setiap dua kali setahun, tarik mesin dari dinding untuk memperlihatkan gulungan di belakang, atau lepas kisi-kisi jika gulungan berada di bagian bawah depan.

Cabut steker kulkas, dan sedot debu maupun kotoran pada kumparan kondensor kulkas menggunakan vacuum cleaner.

  1. Atur suhu kulkas yang tepat

Suhu kulkas yang salah akan bekerja terlalu lama atau tidak cukup lama. Suhu kulkas ideal adalah antara 2 sampai 4 derajat celcius dan suhu freezer pada minus 17 derajat celcius.

Ada beberapa cara untuk menjaga kulkas pada suhu yang tepat, dan yang paling penting adalah memastikan segel pintu berfungsi.

  1. Isi kulkas

Kulkas membutuhkan “massa termal” alias banyak bahan makanan di dalamnya untuk mempertahankan suhu rendah sambil menggunakan lebih sedikit energi. Makanan dan minuman dingin membantu menyerap udara hangat yang masuk saat Anda membuka pintu kulkas.

Jika Anda tipe orang yang sering makan di luar atau kulkas terlalu besar untuk kebutuhan Anda, simpan beberapa botol air di sana. Akan tetapi, pastikan Anda tidak mengisi kulkas terlalu banyak. Perlu ada sirkulasi udara di sekitar bahan makanan.

  1. Bersiaplah untuk pemadaman listrik

Jika listrik padam, cara mudah untuk menghilangkan semua energi yang dihemat adalah dengan membuka pintu kulkas setiap jam untuk memeriksa makanan. Tutup pintunya dan gunakan makanan dari dapur. Kulkas yang belum dibuka akan menjaga makanan tetap aman selama empat jam.

Freezer akan mempertahankan suhunya selama 48 jam jika penuh dan 24 jam jika setengah penuh.

Sumber : kompas.com